Aku seperti terik mentari di siang bolong
Namun bak redup rembulan kala malam menjemput
Bilamana hati tak lagi berbisik
Maka prasangka lah yang akan teriak
Aku adalah orang yang
menerobos waktu dengan pemikiran...
Melesakkan logika ke dalamnya...
Dan menebar bimbang
Ke setiap hati manusia yang berdecak
Tiba sampai di persimpangan jalan
Masih jua terbuai godaan semu keadilan
Semua tak’kan berubah!
Walau jiwa-jiwa yang tak tenang terus menentang
...................................................................
Malam pun semakin bosan...
Ufuk timur mulai bersinar...
Nampak embun pagi mulai nakal
memperlihatkan guratan-guratannya
Serupa sirna dalam keremangan
Tapi aku masih belum terjaga
— Atau tidak selamanya? —
Hingga waktu berakhir
Dan aku pun mati
Bekasi, kuartal akhir 2006
Dewobroto Adhiwignyo
Namun bak redup rembulan kala malam menjemput
Bilamana hati tak lagi berbisik
Maka prasangka lah yang akan teriak
Aku adalah orang yang
menerobos waktu dengan pemikiran...
Melesakkan logika ke dalamnya...
Dan menebar bimbang
Ke setiap hati manusia yang berdecak
Tiba sampai di persimpangan jalan
Masih jua terbuai godaan semu keadilan
Semua tak’kan berubah!
Walau jiwa-jiwa yang tak tenang terus menentang
...................................................................
Malam pun semakin bosan...
Ufuk timur mulai bersinar...
Nampak embun pagi mulai nakal
memperlihatkan guratan-guratannya
Serupa sirna dalam keremangan
Tapi aku masih belum terjaga
— Atau tidak selamanya? —
Hingga waktu berakhir
Dan aku pun mati
Bekasi, kuartal akhir 2006
Dewobroto Adhiwignyo
2 komentar:
ehehehe
dewo bisa aja de
thanks for the compliment beib
yaa daripada dominasi coklat kan mndg lampu disko
hehehehe
makin hari makin mantep aja dah kata" lo wo
mangsssstap
DEWOOOOOOOOOOOOOOOOOO!!!!!!!!!!!!!!!!
finally ada blogspotmu!
what a mice blog I've ever seen!
dr dulu emg demen sastra ya!
trus berkarya!
ttp buad puisi dan sgala macamnya! :)
Posting Komentar