Kemarin aku tersenyum dalam kesepian
Hari ini aku tertawa dalam kesunyian
Dan esok aku bersukacita dalam kesendirian
Larut ku rasa; hening...
Jiwa-jiwa yang sepi mengitar elok pusara fajar
Lalu tanpa sadar tenggelam perlahan
Dalam ribaan cakrawala senja
Dengan budak duniawi yang begitu pekat
Angin dingin penyesalan
Bertiuplah kemari serta beribu kenangan
Sambil bertakjub menunggu kepastian
Aku terdiam bisu dalam angan
Bekasi, 23 Juli 2007
Hari ini aku tertawa dalam kesunyian
Dan esok aku bersukacita dalam kesendirian
Larut ku rasa; hening...
Jiwa-jiwa yang sepi mengitar elok pusara fajar
Lalu tanpa sadar tenggelam perlahan
Dalam ribaan cakrawala senja
Dengan budak duniawi yang begitu pekat
Angin dingin penyesalan
Bertiuplah kemari serta beribu kenangan
Sambil bertakjub menunggu kepastian
Aku terdiam bisu dalam angan
Bekasi, 23 Juli 2007
2 komentar:
wahai pujangga, sudah kuterima pesan singkatmu.
tentang alat komunikasimu yang hilang diterpa angin, membawaku pada ingatan kecil satu masa ketika aku mengalaminya.
aku kira kau lupa aku. tnyata jarak tidak memisahkan komunikasi kita kawan.
sungguh Tuhan maha adil. maka ketika kau mulai mencoret satu kisah pada tulisanmu ini aku hanya berkata : senang.
senang bertemu teman lama ku. teman fotografiku.
HAHAHHAHAHAHHAHAA. gw nyoba ky lo tp gag bisaaaa. trus gmn cara gw ngontak elooo?????
hi pal. welcome to blogger world. finally you made it, huh? hehe. kapan2 diskusi lagi yuk..
Posting Komentar